Review : Get Married 3 (2011)


Cast : Nirina Zubir, Fedi Nuril, Ringgo Agus Rahman, Aming, Desta, Merriam Bellina, Djaja Miharja, Ira Wibowo, Kimberly Rider, Ratna Riantiarno.

Directed : Monty Tiwa
Realese Date : August 25, 2011
RATE (1-5) : 2 Bintang 
Bukan rahasia lagi, sukses menjadi sesuatu yang paling diupayakan setiap orang dalam segala sesuatu, hal yang sama terjadi pada sineas dalam membuat sebuah film. Disebut tujuan dalam membuat dan akhirnya merilis film. Pertama, sukses meraup penonton, balik modal bahkan meraih keuntungan dari jumlah tiket yang terjual. Kedua, sukses atau setidaknya mendekati ekspektasi penontonnya ataupun calon penontonnya. Tapi apa jadinya ketika sebuah film yang dikategorikan sukses di film terdahulu kemudian diproduksi lagi dan tampil dengan penuh ketanggungan?
Sejak menikah dan masih belum memiliki anak di film kedua, akhirnya Mae (Nirina Zubir) dan Rendy (Fedi Nuril) mendapatkan keinginan mereka untuk memiliki anak. Tidak hanya satu, mereka akhirnya dikaruniai bayi kembar tiga. Sebagai orang tua yang bertanggung jawab, keduanya memutuskan untuk mengurus anak mereka tanpa bantuan siapapun.
Tidak butuh waktu lama untuk menyadarkan pasangan muda ini bahwa membesarkan anak tidak semudah yang dibayangkan. Jika satu saja sulit apalagi tiga ya? Permasalahan semakin rumit saat Mae mengalami baby blues yang membuat ibu tiga anak itu memiliki perasaan cemas yang berlebihan, sedih, murung, dan sering menangis.
Sadar dengan kondisi istrinya, Rendy akhirnya segera meminta Guntoro (Deddy Mahendra Desta), Beni (Ringgo Agus Rahman) dan Eman (Amink) untuk diam-diam membantu Mae.
Walau berhasil, ide ini ternyata malah membuat peran Rendy sebagai Ayah tersingkirkan. Apalagi Babe (Jaja Miharja), Bu Mardi (Meriam Bellina), Mama Rendy (Ira Wibowo) dan Sophie (Kimberly Ryder) menuntut ikut serta mengurus anak-anak Mae dan Rendy.
Jujur, gue salah satu penonton yang sangat menikmati setiap seri dari,‘Get Married’ dan menurut gue ‘Get Married 3’ adalah seri ‘Get Married’ terlemah yang pernah ada. Apa yang bisa bikin seri ‘Get Married’ kali ini kehilangan gregetnya? Padahal film pertamanya begitu rapi dan film keduanya bahkan lebih baik. Seenggaknya gue ngantongin beberapa cantetan yang menurut gue menjadi ‘inti’ dari kegaring-garingan yang bisa gue temui di beberapa scene. Skenario yang ditulis sama Cassandra Massardi terkesan dipaksakan dan udah terlalu kelewat batas pikiran normal, emang ga semua dari skenario tersebut gue sebut ‘ngawur’ tapi dengan hasil seperti ini bisa terlihat jelas perbedaan antara seri satu, dua, dan kali ini tiga.
Yang gue salutnya, karakter-karakter yang udah ada sebelumnya tetep dipertahankan dengan baik dan itu penting. Gue masih bisa ngerasain karakter tersebut ga berubah dan pas sesuai porsi setiap tokoh. Cuma yang bikin gue bingung, kenapa disetiap seri ‘Get Married’ tokoh Rendy selalu mengalami perubahan aktor? Richard Kevin, dalam seri pertama memiliki karakter kuat yang kemudian dilanjutkan sangat baik oleh Nino Fernandez di seri kedua. Waktu itu gue puas banget sama ‘Get Married 2’. Nino berhasil memerankan tokoh sentral Rendy dengan segala poin yang ada di ekspektasi penonton tentang seperti apa tokoh Rendy. Sampai akhirnya lebaran taun ini, ‘Get Married’ kembali dirilis dengan embel-embel seri ketiga dengan Fedi Nuril sebagai Rendy. Gue ga bilang akting Fedi meranin Rendy buruk, tapi justru poin ini yang membuat ‘Get Married’ setingkat dibawah seri sebelumnya. Dari warna kulit, postur, mimik, hampir menyeluruh ga pas. Mungkin  menurut penonton lain, bukan masalah besar cuma menurut gue poin itu yang membuat gue cukup kecewa dengan seri kali ini ditambah dengan ketanggungan dalam beberapa hal.
Tapi, apapun itu gue tetep bisa tertawa dalam menonton film ini, bukan film komedi yang buruk, tetep pantas untuk ditonton cuma ga sebagus dua film terdahulunya. Sayang. Apa karena adanya perubahan kursi sutradara yang sebelumnya cukup bertindak sebagai produser? Entahlah. Wajar rasanya, dalam menulis review ataupun hanya sekedar menonton film berseri,gue ataupun penonton lain membanding-bandingkan film yang satu dengan film sebelumnya. So, kalaupun akan dibuat ‘Get Married’ selanjutnya gue udah ga kebayang gimana hasilnya. Gue cuma takut nantinya ‘Get Married’ tampil lebih dipaksakan dari seri kali ini. Meskipun sebenernya gue tetep nunggu dan berharap akan ada ‘pertanggung jawaban’ atas seri kali ini yang bisa gue bilang cukup mengecewakan 🙂
Iklan