Review : Serdadu Kembang (2011)


Cast : Ririn Ekawati, Titi Sjuman, Putu Wijaya, Asrul Dahlan, Lukman Sardhi, Surya Saputra, Monica Sayangbati, Yudi Miftahuddin

Director : Ari Sihasale
Release Date : 16 June 2011
RATE (1-5): 2 Bintang
Bukan barang rahasia lagi kalo Alenia Pictures salah satu rumah produksi pencetak film-film berkualitas, dan begitu pula dengan ciri khas Alenia Pictures yang selalu melibatkan tokoh anak-anak sebagai tokoh sentralnya. Setelah King, Tanah Air Beta yang menggugah ditahun 2010, tahun ini film terbaru keluaran Alenia Pictures kembali mengangkat cerita anak-anak lewat “Serdadu Kumbang”.
Penonton film yang rajin menonton film-film karya sineas indonesia kiranya sudah bisa berekspektasi akan seperti apa film dari sang sutradara di masing-masing film. Dalam hal ini, Ari Sihasale yang rajin menyuguhkan film yang bisa gue bilang “Indonesia banget” di setiap film yang jauh dar sekedar mengeksplor hingar bingar kota Jakarta sebagai bumbu utama. Ada beberapa sutradara dengan formula demikian dan hasilnya akan membosankan dan tidak jauh dari film sebelumnya. Disini, maksud gue kita bisa mencium kualitas film melihat dari siapa pembuat dan orang-orang yang ada di credit title dibawah nama pelakon, sekalipun film tersebut blum di tonton.
Overall, seperti biasa film Alenia kali ini tetap dengan ciri khasnya. Anak-anak, mengangkat suku/daerah yang berbeda disetiap filmnya, dan sinematografi yang indah di setiap filmnya. Namun Serdadu Kumbang rasanya bukan sebuah gebrakan dari film-film Alenia terdahulu. Film ini berkualitas, and that’s it nothing special. Malah gue rasa ini film Alenia terlemah yang pernah ada. Dibeberapa bagian agak ngambang dan membosankan. Ekspektasi terlebih berpusat pada tokoh utama film ini yakini, Yudi Miftahudin seorang anak yang cacat.
Sebelum menonton filmnya, jujur gue tertarik sama tokoh ini dan menanti-nantikan akan seperti apa film baru Alenia ini sampai melibatkan tokoh Amek (Yudi Miftahudin) yang emang bikin penasaran calon penontonnya. Tapi setelah 100 menit menyaksikan filmnya, gue Cuma bisa tersenyum dan keluar meninggalkan theater. Masih terlalu flat dan biasa dimata gue. Kualitas filmnya terlihat di beberapa bagian misalnya sinematografi, dan tata musiknya. Tapi untuk dialog dan keseluruhan ceritanya, sumpah gue kecewa. Ketakutan terbesar dari gue, penonton awam akan jadi bosen dan ngantuk nonton film ini dikarenakan alur yang begitu-begitu saja. Jadi ga salah kalo menurut gue, ini film Alenia terlemah yang pernah gue tonton.
Akting para pemainnya emang ga buruk, pas sesuai porsi masing-masing. Cuma untuk lebihnya? Rasanya sulit buat bikin gue klimaks. Pas dan ga lebih.
Titi Sjuman entah dalam tokoh utama atau pendukung tapi tetep memukau namun tidak lebih dari sekedar pas memerankan tokoh Siti. Cast lain? Biasa sih.. Paling gemilang di film ini adalah Asrul Dahlan yang mampu menunjukkan kualitas penuh terlihat dari dialog dan mimik wajahnya dalam berakting sangat berhasil.
Dari semua nilai minus di film Ale Sihasale  kali ini, teteup gue hargain dan acungin jempol buat Alenia yang selalu fokus dalam mendirect film-filmnya. Detail-detailnya cukup diperhatikan. Penggambaran tokoh anak-anak yang di kesinambungkan dengan cita-cita dimasa kecil rasanya berhasil-berhasil saja. Dan yang perlu diketahui, tidak mudah dalam setiap filmnya, mendapat dan mendirect figuran-figuran dengan begitu apiknya, ini poin penting di film ini. Sayangnya, ini bukan film terbaik, dan bisa dikatakan adalah film terlemah karya “Alenia Pictures”. “Serdadu Kumbang” cukup menjadi koleksi film berkualitas yang dimiliki Indonesia, tapi ini jelas bukan sebuah gebrakan.
Iklan