Review : One Day (2011)


Focus Feature

Cast : Anne Hathaway, Jim Sturgess, Romola Garai, Rafe Spall, Ken Stott, Patricia Clarkson.

Director : Lone Scherfig

Running Time : 108 minutes

Rate Description :
O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Recomended!!

Pernah berfikir untuk menjalani hubungan dengan lawan jenis selama 23 tahun? 23 tahun dengan status persahabatan dan memendam rasa sayang yang teramat sangat? Persahabatan yang diisi dengan kecemburuan, keegoisan, dan rasa pengkhianatan. Kisah cinta yang unik yang amat jarang, terjadi disini. Inilah film terbaru karya Lone Scherfig yang dua tahun lalu memukau dengan ‘An Education’ yang bahkan menjadi salah satu nominasi film terbaik untuk banyak festival film termasuk yang teranyar, Academy Award 2009.

Emma Morley (Anna Hathaway) dan Dexter Mayhew (Jim Sturgess) bertemu pada kelulusan universitasnya 15 Juli 1988. Emma dan Dexter menghabiskan malam bersama hingga mereka sepakat untuk menjalin hubungan pertemanan yang baik. Semenjak saat itu mereka kemudian melanjutkan hidup di tempat yang berbeda. Dibeberapa tahun 1988-2011 Emma dan Dexter bertemu untuk beberapa kali. Ada banyak cerita yang terjadi. Mulai dari Dexter yang menjadi presenter TV, hingga menikah dan mempunyai anak dari Sylvie (Romola Garai) perempuan yang dijodohkan oleh orang tuanya. Begitupun dengan Emma yang hidup bersama Ian (Rafe Spall) pria yang tidak pernah ia cintai. Sampai mereka sadar, mereka saling mencintai dan akhirnya memutuskan untuk bersatu. Masalah tidak berhenti disitu, karena ternyata masih ada satu kenyataan yang harus Emma dan Dexter terima.

Dari segi akting, dimata saya kedua cast utama, Anne Hathaway dan Jim Sturgess terbukti mampu menghidupkan karakter mereka masing-masing dan membangun chemistry. Jim Sturgess sudah cukup mumpuni dari segi fisik dan gesture untuk memerankan tokoh Dexter. Penampilannya tidak dapat dikatakan buruk. Sedangkan untuk Anne Hathaway yang berperan sebagai Emma memberikan penampilan yang manis dan brilian.

Premis yang ditawarkan memang bukan sesuatu yang baru. Namun, 108 menit terasa begitu padat menjelaskan isi novel best seller yang diadaptasi David Nicholls bercerita dari tahun 1988 sampai dengan 2011 dengan cukup rapi. Sebagian dari dialog-dialog dalam film ini mampu menciptakan tawa kecil dan haru bagi siapapun yang menontonnya. Sekali lagi, Anne Hathaway yang berperan peting dalam film ini mampu memvisualisasikan tokoh Emma disaat ia cemburu, sedih, sampai putus asa dengan sangat baik. ‘One Day’ memang belum mampu untuk sesempurna ‘An Education’. Tapi film ini terlalu manis untuk dilewatkan begitu saja.

Iklan