Review : Underworld “Awakening” (2012)


Cast : Kate Beckinsale, Michael Ealy, India Eisley

Director : Måns Mårlind dan Björn Stein

Running Time : 88 minutes.

Rate Description : O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Recomended!!

Peperangan antara kaum vampir dengan ‘lycan’ di dunia Underworld masih terus berlanjut. Jika mengingat apa yang terjadi pada Underworld : Evolution (2006), maka dapat dimaklumi mengapa akhir ceritanya sedikit open-ending.Butuh selisih 3 tahun lamanya untuk kembali menyaksikan ‘Underwold’ yang telah memasuki seri keempat. Kursi sutradara yang pada seri sebelumnya dipegang Patrick Tatopoulos berhasil menghadirkan seri terbaik ‘Underworld’, beralih ke duet Måns Mårlind dan Björn Stein, sutradara yang telah membesut film bergenre action thriller, ‘Shelter’ dan ‘Strom’ di tahun 2005.

12 tahun Selene (Kate Beckinsale) tidak sadar apa yang sebenarnya telah terjadi. Ia dalam tahanan. Saat terbangun, Selene sadar kalau semuanya sudah berubah. Keberadaan mereka telah diketahui manusia dan kini dua ras abadi ini harus jadi buruan. Setelah mengetahui keberadaan vampir dan lycan, pemerintah melakukan penelitian demi mencari rahasia kekuatan mereka. Manusia tidak ingin vampir atau lycan yang tersisa di muka bumi, satupun. Perang besar pun dimulai dan kini dua ras superior itu harus hidup dalam ketakutan. Kekuatan vampir dan lycan jauh melebihi manusia. Tetapi, ada makhluk lain yang jauh lebih berbahaya dari manusia. Eve (India Eisley), makhluk dan juga vampir serta lycan ternyata juga lepas pada saat Selene meloloskan diri. Tak ada lagi yang aman, setelah eve berkeliaran.

Tidak ada perkembangan cerita yang berarti dalam seri keempat ini. Dalam hal ini, ‘Underwold : Awakening’ tetap membawa perang antara vampir dan manusia serigala menjadi latar depan dari bawah tanah dengan manusia , baik musuh dan sekutu mereka. Penulis skenario terasa fokus pada ‘kebangkitan’ yang nampaknya akan menemui kejelasan pada seri kelima ditahun 2015.

Kate Beckinsale yang baru saja tampil bersama Mark Wahlberg dalam film action ‘Contraband’ sepanjang film nampak begitu seksi dengan kostum femme fatale, masih mampu bermain baik di tengah premis yang terbilang begitu basi. Formula penampilannya terasa begitu persis ketika ia membintangi ‘Whiteout’.

Dirilis di awal tahun, bagi sebagian orang dan khususnya penggemar saga ini  ‘Underworld : Awakening’ mungkin adalah sebuah tontonan alternatif yang ringan, dan menghibur, tapi bagi saya performa film ini jelas setingkat dibawah seri sebelumnya, ‘Underworld : Rise of The Lycans’. ‘Underworld : Awakening’, film yang seolah-olah menjadi obat bius yang memukau penonton di beberapa scene termasuk adegan lift dan berbagai koreografi yang ciamik namun sesungguhnya telah tampil sebagai sekuel yang teramat biasa dan mudah lepas dari ingatan.

Iklan