Review : Ghost Rider “Spirit of Vengeance 3D” (2012)


Cast : Nicholas Cage, Fergus Riordan, Ciaran Hinds, Violante Placido, Idris Elba, Christopher Lambert, Johnny Whitworth.

Director : Mark Neveldine & Brian Taylor

Genre : Action / Thriller / Fantasy.

Running Time : 95 minutes.

Rate Description : O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Recomended!!

Bukan rahasia lagi, prekuel yang menuai kesuksesan akan dibuat sekuelnya. Hal seperti ini tidak hanya terjadi dalam perfilman hollywood tapi juga telah merambah perfilman negeri kita. Ketika kesepakatan sebuah film dibuat sekuelnya, sejatinya ada banyak kekhawatiran pada yang kemudian memaksa sang pembuat film tersebut untuk mempertahankan kualitas dan misi untuk meraup keuntungan finansial lebih besar dari prekuelnya. Sempat menarik perhatian banyak orang pada tahun 2007 dan menuai sukses finansial,  tahun ini, Ghost Rider merilis sekuel dengan judul “Ghost Rider : Spirit of Vengeance” dan menambahkan format 3D dalam penayangannya.

Blaze Johnny (Nicholas Cage) terus berjuang dengan kutukan yang menjadikannya Ghost Rider, yang bersembunyi di daerah terpencil di Eropa Timur. Sebuah sekte gereja rahasia, meminta dia untuk menyelamatkan seorang anak laki-laki bernama Danny (Fergus Riordan) anak dari Violante Placido (Nadya) yang sempat berhubungan dengan Ray Carrigan (Johnny Whitworth). Awalnya Johnny tidak berniat menggunakan kekuatannya, tetapi ternyata itulah satu-satunya cara untuk menyelamatkan Danny dan juga melepaskan dirinya dari kutukan menjadi Ghost Rider, untuk selama-lamanya.

Mengantuk dan hampir tertidur itulah yang saya rasakan selama 95 menit menyaksikan sekuel ini. Komposisi cerita yang tidak memiliki kespesialan sama sekali dan juga kualitas akting dari para castnya yang tidak memuaskan akan membawa saya kedalam kekecewaan yang begitu mendalam. Ditambah format 3D yang disuguhkan tidaklah berpengaruh banyak bahkan terasa sia-sia untuk film ini. Tidak mengherankan jika saya menyarankan untuk menonton film ini dalam versi 2D dimana tentu harga tiket yang di bandrol tentu tidak semahal tiket dengan embel-embel 3D.

Film ini juga gagal memberikan adegan aksi yang digemari banyak orang. Tidak ada alasan lain dari saya untuk menyaksikan film yang berganti sutradara ini kecuali alasan karena penasaran. Ini mungkin juga dialami banyak orang bahkan pada penonton awam sekalipun. Tidak dapat membayangkan bagaimana film ini kemudian dilanjutkan ke seri ketiga. Ghost Rider : Spirit of Vengeance 3D adalah sekuel yang gagal dan tidak lebih baik dari prekuelnya. Sebaiknya disaksikan dalam bentuk DVD saja.

Iklan