Review : Safe House (2012)


Cast : Denzel Washington, Ryan Reynolds, Sebastian Roche, Robert Patrick, Vera Farmiga, Sam Shepard.

Director : Daniel Espinosa

Genre : Action / Crime.

Running Time : 115 minutes.

Rate Description  :

O : Rubbish / 1 : Dissapointing

2 : Ordinary / 3 : Good

4 : Very Good / 5 : Outstanding!

Bermain di film bertema action-crime memang sering dilakukan Denzel Washington, aktor dengan dua piala oscar. Aksi-aksinya dalam sejumlah film action-crime yang ia bintang tidak dapat dipungkiri kehebatannya. Sempat absen ditahun 2011, tahun ini namanya kembali hadir dalam jajaran pemain film action-crime debut Daniel Espinosa bersama ator muda berbakat, Ryan Reynolds.

Seorang agen muda dari CIA, Matt Weston (Ryan Reynolds) ditugaskan di wilayah Cape Town, Afrika Selatan. Empat tahu bekerja, Weston merasa frustasi karena hidupnya terus-terusan berkutat pada sebuah kantor wilayah tanpa mendapatkan satu misipun. Suatu hari agen CIA yang berkhianat menjadi buronan CIA, Tobin Frost (Denzel Washington) berhasil ditangkap dan diamankan didalam sebuah safe house tempat Weston bekerja. Lokasi tersebut kemudian menjadi medan perang menginginkan kematian sang buronan. Weston berhasil selamat dan diharuskan untuk tetap menjaga Frost meskipun ia tidak mengetahui apa sebab diinginkannya Frost dan juga nasib dirinya sendiri.

Berbicara soal kredibilitas akting Denzel, ternyata pesonanya masih begitu kuat di film ini. Seperti halnya pada fim The Talking of Pelham 123 (2009) dan film aksi kriminal lainnya, Safe House seakan memantapkan posisi aktor berumur 57 tahun ini sebagai bintang dalam film-film aksi yang menengangkan. Ryan Reynolds, aktor yang berbeda generasi dengannya juga mengaplikasikan karakter Matt Weston yang frustasi dengan pekerjaannya.

Dilihat dari segala aspek, Safe House memang memiliki potensi yang besar mengingat dari segi cast film ini memasang dua aktor yang tidak sembarang. Kabar baiknya, sang sutradara mampu menjadikan potensi tersebut menjadi modal untuk membuat film aksi kriminal yang tetap menarik untuk diikuti. Sepanjang film plotnya mampu terjaga meskipun beberapa premis terkesan sudah terlalu basi untuk ditawarkan. Untungnya, Safe House benar-benar tampil unggul dalam perihal tekhnis guna menciptakan aroma action yang kuat di film ini. Adegan baku tembak dengan tata suara yang mumpuni, berhasil menghadirkan ketegangan bagi setiap penontonnya.

Film yang mengetengahkan kisah tentang sang buronan CIA dengan kefrustasian seorang penjaga kantor wilayah mampu memukau penonton meskipun kalau dirunut secara keseluruhan film ini dijamin tidak akan menampilkan sesuatu yang baru yang lebih dari sekedar aksi kriminal dengan adegan tembak dan kejar-kejarannya yang menggugah.

Iklan