Review : Lovely Man (2011)


Cast : Donny Damara, Raihanuun.

Director : Teddy Soeriaatmadja.

Genre : Drama.

Running Time : 80 minutes.

Rate Description  :

O : Rubbish / 1 : Dissapointing

2 : Ordinary / 3 : Good

4 : Very Good / 5 : Outstanding!

Tidak banyak yang tahu kapan sebenarnya film ini dibuat dan dirilis. Lovely Man telah dirilis dibulan septermber tahun lalu Q! Film Festival 2011. Namun karena mendapat kecaman dari Front Pembela Islam, film ini hanya bertahan beberapa hari dan seolah-olah hilang. Lovely Man kemudian muncul pada pertengahan maret dengan kabar yang membanggakan. Donny Damara berhasil membawa kemenangan sebagai aktor terbaik dalam Festival Film Asia ke-6. Hebatnya, ia meraih predikat tersebut dengan menyisihkan aktor sekelas Andy Lau yang juga ikut dinominasikan dalam kategori yang sama.

Cahaya (Raihaanun) berangkat ke Jakarta demi mencari ayahnya, Syaiful (Donny Damara). Ia bertemu ayahnya terakhir kali pada usia yang masih sangat kecil, 4 tahun. Sesampainya di Jakarta, ia mendapati ayahnya jauh dari apa yang ia harapkan. Ayahnya seorang waria yang siangnya bekerja sebagai kuli. Hubungan ayah dan anak kemudian terurai disini. Selama semalam Syaiful dan Cahaya berbicara banyak, berselisih, dan saling mengungkap kehidupan yang mereka jalani selama terpisah satu sama lain.

Teddy Soeriaatmadja yang terakhir merilis film pada tahun 2009, Ruma Maida juga bertidak sebagai penulis skenario dalam film ini. Teddy mampu menggambarkan satu dari banyaknya realita kehidupan di kota Jakarta. Keberhasilannya dalam menulis dan menggarap film ini terbukti dengan dinominasikannya ia dalam kategori sutradara terbaik Festival Film Asia 2012.

Lovely Man yang memang didominasi oleh Donny Damara dan Raihaanun saja tidak membuat film ini menjadi ‘sepi’ namun justru sangat menghibur. Teddy memberikan hiburan yang tidak tanggung-tanggung diikuti dengan kualitas yang juga sama besarnya. Saya tidak akan berbicara banyak mengenai Donny Damara. Berperan sebagai waria, ia mampu tampil dengan sangat apik. Cara bertutur, mimik wajah sampai dukungan make-up dan wardrobe yang juara, membuat Donny Damara tidak hanya tampil dalam kapasitas maksimal tapi juga sangat memukau. Begitupun dengan Raihaanun yang bermain rapi, seolah melengkapi penampilan Donny Damara. Saya merasa penampilan memukau dari Donny Damara tidak hanya dating dari pendalaman karakternya yang brilian tapi juga adanya Raihaanun, teman kolaborasi yang sepadan. Ikatan emosional antara ayah dan anak benar-benar berhasil mereka berdua bangun.

Tidak ada alasan untuk tidak merekomendasikan film ini. Lovely Man adalah film yang terlalu jujur untuk ditinggalkan begitu saja. Percaya kalau anda akan terhibur sekaligus terharu dalam menyaksikan film ketujuh Teddy ini. Semoga film dengan kualitas demikian akan semakin banyak dan mampu mengangkat perfilman negara kita. Tentunya hal tersebut dimulai dari menonton film berkualitas dan sebaliknya. Sebuah langkah awal yang justru sangat penting.

#Trivia : Film ini dibuat hanya dalam waktu 3 hari dan proses pengambilan gambar pada malam hari berada didaerah Menteng dan Kuningan.

Iklan