Review : Abraham Lincoln “Vampire Hunter” 3D (2012)


Cast : Benjamin Walker, Dominic Cooper, Anthony Mackie, Mary Elizabeth Winstead, Rufus Sewell, Marton Csokas.

Director : Timur Bekmambetov.

Genre : Action, Fantasy, Horror.

Running Time : 105 minutes.

Rate Description  :

O : Rubbish / 1 : Dissapointing

2 : Ordinary / 3 : Good

4 : Very Good / 5 : Outstanding!

Jika anda adalah salah satu dari penonton yang memfavoritkan film aksi tahun 2008 Wanted, mungkin nama Timur Bekmambetov bukanlah nama yang asing bagi anda. Saya pribadi adalah penggemar film aksi yang juga menyukai Wanted. Angelina Jolie dan James McAvoy menampilkan kolaborasi begitu menawan didukung dengan naskah yang menurut saya menarik walaupun cukup mengesampingkan logika. Setelah beberapa kali bertindak sebagai produser (salah satunya The Darkest Hour – 2011) Timur Bekmambetov kembali menjadi sutradara dalam film aksi fantasi dengan nuansa horror yang berjudul Abraham Loncoln : Vampire Hunter.

Film ini sendiri diangkat berdasarkan novel Mashup dengan nama yang sama ditahun 2010. Abraham Lincoln : Vampire Hunter murni sebuah film fiksi dengan latar belakang sejarah. Bercerita tentang kehidupan sosok Abraham Lincoln (Benjamin Walker), Presiden Amerika Serikat ke- 16 yang memiliki identitas rahasia sebagai pemburu vampir. Sejak kematian ibunya, Abraham Lincoln berniat membalas dendam kepada Jack Barts (Marton Csokas), vampir yang telah membunuh ibunya. Lincoln tumbuh dan melakukan perjalanan mencari Jack Barts. Ia bertemu dengan seorang vampir yang bernama Henry (Dominic Cooper). Ia ditolong Henry dalam sebuah penyerangan. Lincoln kemudian menerima bantuan Henry untuk melakukan balas dendamnya. Suatu hari Lincoln bertemu dengan Mary Todd (Mary Elizabeth Winstead). Dari perkenalannya dengan Mary Todd ia mampu terjun ke dunia politik, menjadi Presiden Amerika Serikat dan menikahi Todd. Kini Lincoln harus berjuang untuk mengalahkan para vampir yang berniat menghancurkannya bukan hanya untuk menyelamatkan keluarganya, tapi juga bangsanya.

Mari berfikir bahwa ini adalah benar-benar hanya sebuah film dimana film seringkali mengandung unsur tidak masuk akal (termasuk sosok presiden dengan pekerjaan sampingan sebagai vampir) maka hasilnya anda akan cukup puas. Meskipun tidak istimewa, Seth Grahame- Smith yang juga adalah penulis novel film ini menggarap naskahnya dengan cukup baik. Sinematografinya terbilang indah lengkap dengan beberapa adegan aksi yang dibungkus dengan konsep slow-motion. Menghibur.

Benjamin Walker memberikan akting yang prima sehingga ia berhasil tampil sebagai sosok Abraham Lincoln yang meyakinkan dipadu dengan sentuhan make-up yang wajar, kostum yang pas. Begitu juga dengan Dominic Cooper. Well, para jajaran cast lain tidak memiliki kekurangan yang berarti dalam memerankan karakter mereka masing-masing.

Mengenai penggunaan tekhnologi 3D, film ini tidak memiliki kespesialan. Tiket 3D yang tentu dibandrol lebih mahal daripada tiket 2D tidak berpengaruh banyak selain pada adegan aksi yang sayangnya juga rasanya kurang maksimal penggunaannya. Maka, menyaksikannya dengan format 2D sudah cukup mampu membuat anda terhibur.

Trivia : Sebelum Benjamin Walker terpilih memerankan Abraham Lincoln, nama Josh Lucas, Adrien Brody, Oliver Jackson-Cohen, dan James D’Arcy sempat diperhitungkan untuk memeran tokoh tersebut dalam film yang berbudjet $69 ini.

Iklan