Review : Resident Evil: Retribution (2012)


Cast : Milla Jovovich, Sienna Guillory, Johann Urb, Li Bingbing, Shawn Roberts, Kevin Durand, Boris Kodjoe, Michelle Rodriguez.

Director : Paul W.S Anderson.

Genre : Action, Sci-Fi, Horror, Thriller.

Running time : 117 minutes.

Rate Description  :

O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Outstanding!

Dalam persaingan film didunia setidaknya ada dua faktor sebuah film untuk dikatakan sukses. Faktor pertama adalah dari segi pendapatan. Besarnya jumlah pendapatan/laba. Faktor kedua adalah respon positif dari kalangan kritikus. Hal tersebut juga tentu sangat berpengaruh untuk sebuah film dikatakan sukses. Lalu bagaimana dengan franchise game Resident Evil yang tahun ini memasuki seri kelima? Minim pujian namun komersil mendorong Paul W.S Anderson untuk kembali menyapa penggemar franchise ini.

Alice (Milla Jovovich) kembali ditangkap oleh Umbrella Corporation. Alice kemudian melakukan usaha pelarian diri untuk melanjutkan rencana menghancurkan Umbrella Corporation. Alice kemudian bertemu dengan orang-orang dan melakukan perjalanan simulasi ke Tokyo, New York, Washington D.C sampai Moskow. Dalam perjalanannya Alice menyadari tentang Umbrella Corporation yang terikat kuat dengan dirinya dimasa lalu.

Berbicara tentang Resident Evil sudah pasti berbicara tentang Milla Jovovich. Tidak ada perubahan signifikan dari pemeran Alice ini sendiri. Meskipun begitu, ia tetap mempesona. Milla Jovovich semakin mengukuhnya dirinya sebagai salah satu dari aktris tangguh selain Angelina Jolie atau mungkin Kate Beckinsale. Beragam aksi memukau masih mendominasi film ini. Kehadiran Michelle Rodriguez yang namanya telah melambung sejak Resident Evil ditahun 2002 cukup mampu tampil sebagai musuh Alice yang juga memberikan ketegangan saat melihat aksinya.

Melihat dari kesuksesan Afterlife kemarin yang berhasil meraup untung besar, Paul W.S Anderson kembali menambahkan tekhnologi 3D dengan tujuan mendongrak pendapatan. Tekhnologi 3Dnya mungkin tidak semaksimal Afterlife tapi beberapa scene  pada seri Retibution ini mampu tampil maksimal dengan tekhnologi tesebut sehingga dalam menyaksikannya saya merasakan ketegangan adegan dibalik kacamata yang saya gunakan.

Lalu apa kekurangan film ini? Meskipun dengan aksi dan tekhnologi yang tidak mengecewakan Resident Evil : Retribution tidak lebih hanya sebuah film aksi yang mudah dilupakan. Dihadirkannya beberapa tokoh-tokoh lama hanya ditujukan untuk menambah rumitnya cerita. Tidak ada yang spesial, tidak ada yang baru, dan tidak ada yang benar-benar mengesankan. Namun kembali lagi, jika melihat komponen yang terdapat dalam film ini, rasanya tidak akan sulit untuk sukses meraup untung dan dilanjutkan keseri berikutnya.

Iklan