Review : Premium Rush (2012)


Cast : Joseph Gordon-Levitt, Michael Shannon, Dania Ramirez, Jamie Chung, Aaron Tveit, Aasif Mandvi.

Director : David Koepp.

Genre : Action, Drama.

Running time : 91 minutes.

Rate Description  :

O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Outstanding!

Sulit dipungkiri setelah tampil sukses dan meraih tempat di beberapa ajang penghargaan film lewat aktingnya dalam 500 (Days) of Summer, nama Joseph Gordon-Levitt semakin dilirik. Ditahun berikutnya, ia kembali muncul dalam film nominasi oscar karya Christopher Nolan, Inception. Berperan sebagai Arthur, Levitt membuktikan dirinya adalah aktor yang juga bisa melakoni adegan aksi. Film ini sendiri menandai kembalinya David Koepp ke bangku sutradara setelah terakhir merilis Ghost Town empat tahun yang lalu.

Wilee (Joseph Gordon-Levitt) adalah seorang pemuda biasa dengan profesi kurir bersepeda. Pada suatu hari ia mendapat tugas dari seorang wanita benama Nima (Jamie Chung) untuk mengantarkan paket berupa amplop ke sebuah tempat di Chinatown. Anehnya seorang pria kemudian muncul dan menginginkan paket tersebut. Wilee yang enggan memberikan amplop tersebut harus berpacu dengan waktu 90 menit untuk berhasil mengantarkan paket titipan ke tempat tujuan.

Jika diperhatikan, sejujurnya premis film ini masih tidak jauh dari premis film aksi yang menceritakan sosok seseorang yang diburu, menghadapi situasi sulit hidup dan mati. Namun apa yang menjadi perbedaan film ini dengan film aksi sejenis? Formula yang disuguhkan cukup menarik dimana film ini secara khusus mengisahkan sosok kurir dengan sepedanya melawan orang-orang yang menghalangi tugasnya mengirim paket titipan rahasia tersebut. Koepp  menggunakan alur maju mundur untuk menceritakan film ini dengan utuh. Mulai dari apa yang terjadi sebelumnya dan siapa saja yang terlibat dalam konflik.

Levitt sendiri menurut saya adalah pilihan yang tepat karena setelah beraksi dalam The Dark Knight Rises, sekali lagi ia memberikan penampilan yang sangat pas dan meyakinkan sebagai seorang kurir dengan skill bersepeda yang jarang dimiliki orang. Kolaborasi yang baik antara Levitt dan sang sutradara menghasilkan ketegangan adegan yang tidak main-main. Adegan kejar-kejaran yang seru, berpacu dengan waktu mampu membawa dan memancing emosi penonton. Tidak ketinggalan, Koepp juga menambahkan sedikit drama di film kelimanya sebagai sutradara ini. Tidak terlalu berpengaruh karena memang hanya diperuntukkan sebagai pelengkap dari keseruan-keseruan yang ada.

Melihat dari komposisi dan formula yang ditawarkan, rasanya bukan hal yang terlalu sulit untuk film ini sukses setidaknya secara finansial. Saya pribadi cukup menyukai film ini karena memiliki Levitt yang tidak tampil mengecewakan, adegan kejar-kejaran yang menggugah dan dieksekusi secara rapi oleh Koepp. Jika anda adalah penggemar film aksi yang menginginkan suguhan yang berbeda dari apa yang pernah anda saksikan mungkin Premium Rush menjadi salah satu dari daftar film yang tidak boleh anda lewatkan.

Iklan