Review : Looper (2012)


Cast : Joseph Cordon-Levitt, Bruce Willis, Emily Blunt, Paul Dano, Shane Carruth, Jeff Saniels, Garret Dillahunt, Tracie Thoms.

Director : Rian Johnson.

Genre : Action, Sci-fi, Thriller.

Running time : 118 minutes.

Rate Description  :

O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Outstanding!

Baru saja memberikan penampilan yang ciamik dalam Premium Rush, Joseph Gordon-Levitt seakan semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu bintang yang karirnya paling cemerlang khususnya ditahun ini. Bisa dikatakan tahun ini adalah tahun keberuntungan dimana JGL terlibat dalam proyek besar yaitu penutup saga Batman, The Dark Knight Rises dan proyek Premium Rush yang mendapat sambutan baik dari kalangan kritikus maupun penikmat film. Bersama aktor kawakan Bruce Willis, Levitt kembali menyapa penggemarnya lagi lewat film aksi terbaru karya Rian Johnson berjudul Looper.

Di tahun 2024, Joe Simons (Joseph Gordon-Levitt) pria berusia 25 tahun bekerja disebuah organisasi mafia sebagai Looper. Looper adalah sebuah pekerjaan membunuh dan menghikangkan jejak agen yang datang dari masa depan/tahun 2077. Looper mendapat bayaran setelah membunuh para agen dan memastikan para agen tersebut benar-benar mati tertembak. Joe salah satu Looper yang memiliki kredit yang baik tiba-tiba dihadapkan dengan situasi yang sulit dimana dirinya dimasa depan (Bruce Willis) dikirim untuk menjadi agen selanjutnya.

Bebicara mengenai Looper menurut saya adalah berbicara tentang seorang Rian Johnson memberikan hasil yang bukan main briliannya. Sebagai penonton yang belum pernah menonton film karyanya saya sendiri sangat puas akan film ini. Johnson sangat berhasil membangun dan menjaga ritme film menjadi selalu menegangkan dan menegangkan. Belum lagi tata suara yang dimaksimalkan. Sesungguhnya saya belum pernah merasa benar-benar terintimidasi oleh suara tembakan dari film sebuah aksi namun difilm ini saya justru benar-benar terintimidasi mendengarnya. Johnson juga berhasil membuat hasil tulisannya sendiri yang terinspirasi dari cerpen fiksi ilmiah karya Philip K. Dick berjudul The Loop and Loom menjadi naskah yang cerdas untuk diangkat menjadi sebuah film.

Keberhasilan film ini tentunya tidak lepas dari penampilan para cast yang cerdas. Levitt yang diplot sebagai tokoh utama tampil meyakinkan dan menunjukkan kualitas akting yang semakin membaik. Mungkin saja Johnson tidak terlalu sulit dalam mengarahkan aktor yang sebelumnya pernah berkolaborasi dengannya. Lalu bagaimana dengan Bruce Willis? Willis dalam film ini juga tidak kalah meyakinkan. Muncul sebagai pemeran utama dalam tiga film aksi ditahun 2012, Moonrise Kingdom, The Cold Light of Day dan yang paling besar adalah The Expendables 2, Willis seakan tidak mengalami kesulitan memerankan Joe dimasa depan. Satu pujian juga patut dialamatkan kepada Emily Blunt yang berkontribusi cukup besar pada film ini.

Kinerja sang sutradara yang maksimal didukung dengan tim yang solid serta penampilan para cast yang berhasil, menjadikan Looper bukan hanya sebuah film dengan aksi memukau yang menghibur tapi  Looper juga sukses menggabungkan tema fiksi ilmiah dengan plot perjalanan masa depan yang penuh teka-teki yang menarik. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengatakan bahwa Looper adalah film aksi terbaik ditahun 2012 sekaligus salah satu film aksi terbaik yang pernah saya saksikan. Kelam, menegangkan, dan menggugah. Worth it to watch!

Iklan