Review : Taken 2 (2012)


Cast : Liam Neeson, Maggie Grace, Famke Janssen, Rade Šerbedžija.

Director : Oliver Meganton

Genre : Action, Thriller.

Running time : 91 minutes.

Rate Description  :

O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Outstanding!

Masih ingatkah anda dengan film aksi berjudul Taken empat tahun yang lalu? Kala itu, Taken yang termasuk film berbudget kecil secara mengejutkan meraih keuntungan besar dan banyak menuai pujian. Tidak dipungkiri bahwa aksi memukau dari Liam Neeson yang dikolaborasikan dengan naskah yang cukup menarik menjadi alasan mengapa film karya Pierre Morel disukai penonton termasuk saya sendiri. Menyadari bahwa kesuksesan film ini membuka peluang untuk berlanjut menjadi proyek sekuel, sang produser Luc Besson bersama kru dari film pertama merancang sekuel Taken dengan kembali menghadirkan Liam Neeson dan segenap cast utama yang telah terlibat sebelumnya.

Mills (Liam Neeson) kembali ke aktivitasnya setelah kasus penculikan anaknya, Kim (Maggie Grace) setahun yang lalu. Mantan istrinya, Lonero (Famke Janssen) sedang mengalami masalah berat bersama suami barunya. Melihat keadaan tersebut, Mills kemudian mengajak Kim dan Lenore untuk berlibur di Istanbul, Turki tempatnya bertugas. Liburan yang awalnya tampak hangat seketika berubah ketika Lenore dan Mills mengalami penculikan oleh seorang kumpulan mafia. Sempat merasakan hal yang sama, kini Kim berjuang untuk menyelamatkan nyawa orang tuanya.

Jika Pierre Morel dikatakan sukses menyuguhkan film aksi yang cukup memukau kala itu, bagaimana dengan performa Oliver Meganton sebagai penggantinya? Pergantian kursi sutradara  menurut saya bukan menjadi suatu masalah. Meganton telah berpengalaman menyutradarai film aksi sebut saja Colombiana ditahun 2011. Namun harus saya katakan, beratnya beban Meganton karena ekspektasi besar untuk film ini sedikit banyaknya menjadi pengaruh besar. Kesuksesan prekuel akan selalu menjadi pembanding untuk sekuelnya.

Taken 2 saya rasa berhasil memberikan ketegangan dari adegan tabrakan, tembak-tembakan dan kejar-kejaran sebagai tugas sebuah film aksi. Namun ketegangan yang hadir dalam film ini tidak pernah benar-benar memuaskan seperti yang setidaknya pernah saya rasakan dalam seri pertama. Naskahnya tidak jauh berbeda dari yang sebelumnya sehingga rasanya Taken 2 memiliki tugas untuk memberikan aksi yang lebih memukau dari prekuel. Sayangnya tidak terjadi peningkatan dalam hal ini. Pada menit-menit awal, chemistry antara Mills dan Kim tidak terlihat sekuat film pertama. Beruntung, memasuki menit-menit selanjutnya bisa membaik.

Meskipun begitu Taken 2 bukan tanpa nilai lebih. Berhasilnya Luc Besson merangkul Liam Neeson untuk kembali memerankan tokoh sentral Bryan Mills mampu memberi nilai positif pada sekuel ini. Nyawa dari karakter Mills sudah begitu kuat dalam diri Neeson sehingga mungkin jika bukan ia yang memerankannya akan terbentuk kesan lain. Jika melihat komposisi yang ditawarkan Taken 2, rasanya keuntungan yang lebih besar bukan tidak mungkin akan mudah didapatkan. Anda yang menjadi salah satu penggemar Neeson ataupun yang suka akan genre aksi rasanya wajib mencatat film ini sebagai salah satu film tontonan bulan ini.

Iklan