Review : End of Watch (2012)


Cast : Jake Gyllenhaal, Michael Pena, Natalie Martinez, Anna Kendrick, David Harbour, Frank Grillo.

Director : David Ayer

Genre : Thriller, Crime, Drama.

Running time : 109 minutes.

Rate Description  :

O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Outstanding!

Jika melirik karir David Ayer dimulai dari tahun 2000-2003 sebagai penulis naskah film dan tahun 2006-2008 sebagai sutradara sekaligus produser mungkin kebanyakan dari anda akan setuju jika David Anyer dikatakan sebagai sineas spesialis film bergenre thriller-crime dimana hampir dari keseluruhan karyanya bermain dengan genre tersebut. Saya pribadi berpendapat demikian. Setelah sempat menghilang selama 4 tahun karena tengah mempersiapkan sebuah proyek baru, David Ayer kembali kebangku sutradara dengan merilis film thriller-crime terbaru berjudul End of Watch.

Duo polisi bersahabat, Taylor (Jake Gyllenhaal) dan Zavala (Michael Pena) adalah polisi yang bertugas patroli di jalan selatan Los Angeles. Suatu hari disaat menjalankan tugasnya, mereka menyita uang dalam jumlah yang besar beserta senjata api milik komplotan penjahat. Setelah kejadian tersebut semuanya berjalan biasa. Namun rupanya penangkapan yang mereka lakukan menyisakan dendam. Mereka menjadi target dari komplotan penjahat yang merasa terusik. Resiko pekerjaan membuat mereka terjebak dan harus berjuang untuk menyelamatkan diri.

Film dengan jenis demikian biasanya cenderung mudah ditebak: terlibat dalam masalah besar, bertujuan menghentikan pelaku, sementara keselamatan orang yang dicintainya terancam. End of Watch saya rasa berhasil keluar dengan suguhan yang berbeda, nyata, dan lebih meyakinkan. Awalnya End of Watch terlihat seperti film yang murni bergenre aksi namun setelah dengan tersebut, film bergulir memperkenalkan kehidupan Taylor dan Zavara dibalik aktivitasnya sebagai polisi.

Merekam segala macam aktivitas dengan memasang kamera pada mobil dan seragam, saya pikir film ini akan menggunakan formula found footage, ternyata tidak. Format candid tersebut semata-mata digunakan untuk mendekatkan penonton kedalam kehidupan Taylor dan Zahara dan dengan tujuan menghadirkan ketegangan tersendiri. Dalam waktu singkat, penonton digiring kedalam dunia geng dan obat-obatan yang intens. Fokus filmpun berubah. Kompleksitas kejahatan semakin meningkat.

Dari segi cast, penampilan Gyllenhaal dalam film ini patut mendapat pujian. Setelah sebelumnya bermain sebagai prajurit dalam film seperti Brothers atau Jarhead, Gyllenhaal melakukan pekerjaan yang sangat baik dimana ia mampu menyeimbangkan antara sosok polisi yang tangguh dan seorang pria mencoba untuk mencari tahu tentang hidupnya. Begitupun Pena yang juga memberikan penampilan yang pas. Kolaborasi mereka berdua sebagai duo polisi bersahabat sangat meyakinkan.

Apiknya naskah dan penampilan cast yang baik mampu membuat penonton secara emosional berinvestasi ke dalam kehidupan Taylor dan Zavala. Dengan klimaks yang kuat, penonton seolah diberikan pemahaman dan rasa hormat baru mengenai sosok polisi sesungguhnya. David Ayer menjaga ritme dengan sangat pas hingga stastistik film ini semakin meningkat setiap menitnya. End of Watch adalah sebuah thriller-crime dengan suguhan yang pas dan sama sekali tidak mengecewakan.

Iklan