Review : Hello Goodbye (2012)


134907779080489_300x430Cast : Atiqah Hasiholan, Rio Dewanto, Kenes Andari, Sapto Soetarjo, Ferdy Solaiman, Khiva Iskak, Eru.

Director : Titien Wattimena.

Genre : Drama, Romantic.

Running time : 100 minutes.

Rate Description  :

O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Outstanding!

3cinemaylo114

Jika ada pertanyaan berbunyi “Apa yang paling hits dalam beberapa tahun belakangan?” mungkin Korea akan menjadi salah satu jawaban yang paling banyak disebutkan. Sulit untuk dipungkiri memang. Segala bentuk karya bernafaskan korea begitu diminati dan mendadak menjadi demam baru khususnya bagi kaum remaja. Mulai dari drama serial tv hingga boyband dan girlband yang kemudian juga populer di Indonesia. Lingkupnya tidak hanya Asia tapi juga dunia terbukti dengan adanya musisi asli Korea yang berhasil menembus pasar Amerika dengan lagu Gangnam Style.

Semua hal itu seakan membuat Korea terlihat sebagai ladang yang semakin menjanjikan hingga tidak lengkap jika Indonesia hanya memproduksi serial tv korea dengan aktris Indonesia tetapi juga mengangkat Korea dalam sebuah film. Hal tersebut seakan dijawab oleh Titien Wattimena yang selama ini dikenal sebagai penulis naskah film, bekerja sama dengan Falcon Pictures merilis film drama Indonesia bersetting Korea berjudul Hello Goodbye.

Sinopsis-Film-Hello-Goodbye_articleimageKehidupan Indah (Atiqah Hasiholan) yang sepi tiba-tiba berubah ketika ia mendapat tugas mengurus seorang awak kapal bernama Abi (Rio Dewanto) yang tengah sakit setelah mengalami serangan jantung. Sikap Abi yang suka marah-marah seringkali membuat Indah kesal. Indah berkali-kali berupaya hengkang dari tugasnya namun akhirnya ia kembali lagi. Lama bersama, kekerasa hati Abi dan Indah luluh. Abi kemudian bercerita tentang kehidupannya begitupun dengan Indah. Kebersamaan yang akan segera berakhir membuat mereka sadar bahwa pertemuan dan perpisahan adalah garis hidup yang tidak bisa dihindari.

Titien Wattimena menawarkan kisah pertemuan dan perpisahan dua hati yang sangat klasik. Fokus utamanya pada Indah dan Abi, tokoh lain seperti teman-teman Indah dihadirkan hanya sebagai pendukung gambaran statisnya hidup Indah. Kemunculan bintang Korea, Eru yang terlampua singkat tidak memberikan makna dan kontribusi apa-apa terhadap film. Meskipun hanya berkutat pada dua tokoh utama dan kisah ‘hello-goodbye’ itu film ini mampu memanjakan penonton dengan sinematografi indah dari Yunus Pasolang dan soundtrack manis yang diisi Eru.

film hello goodbyePemilihan cast yang jatuh kepada pasangan Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto merupakan pilhan yang tepat. Mereka yang memang adalah sepasang kekasih dalam kehidupan nyata membuat keduanya tidak kesulitan dalam membangun chemistry. Dialog-dialog manis beberapa kali berhasil menggelitik. Kekuatan utama film terdapat dalam akting menawan Atiqah Hasiholan dan naskah rapi yang ditulis sang sutradara.

Sebagai film debut dari seorang Titien Wattimena, Hello Goodbye jelas merupakan sebuah permulaan yang baik. Ia cukup piawai dalam meramu cerita dan mengarahkan pemain. Secara keseluruhan, hasilnya tidaklah luar biasa namun dengan pencapaiannya ini, tentu akan menarik jika menunggu kiprahnya sebagai sutradara dalam film-film berikutnya. Hello Goodbye menjadi sebuah drama klasik yang manis dan sayang jika dilewatkan. 

Iklan