Review : Cinta Tapi Beda (2012)


ctb9Cast : Agni Pratistha, Reza Nangin, Jajang C. Noer, Choky Sitohang, Agus Kuncoro, Nungky Kusumastuti, Leroy Osmani, Ayu Diah Pasha, Ratu Felisha, Agus Melast, Hudson Pranajaya.

Director : Hestu Saputra & Hanung Bramantyo.

Genre : Drama.

Running time : 97 minutes.

Rate Description  : 

O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Outstanding!3cinemaylo1141

 

Cinta beda agama tidak lagi menjadi hal yang biasa kita dengar melainkan sudah sering kita lihat. Beberapa kali film dengan formula sejenis di suguhkan. Sebut saja yang paling sukses, 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta karya Benni Setiawan yang berhasil menggondol Piala Citra. Sebelumnya sebuah produksi indie karya Sammaria Simanjuntak yang juga bernada serupa berjudul Ci(n)ta memukau penontonnya. Rupanya formula demikian masih di percaya mampu menarik penonton. Sah-sah saja jika sang sineas mampu menggambarkannya dengan sudut pandang yang berbeda. Akhir tahun ini, film karya Hestu Saputra dengan embel-embel nama Hanung Bramantyo di rilis. Mampukah memberikan sebuah sajian yang segar?

ctb1Cahyo (Reza Nangin) pria asal Jogjakarta yang bekerja sebagai chef di salah satu restoran di Jakarta. Cahyo terlahir sebagai muslim dari keluarga yang taat beribadah. Cahyo yang beberapa waktu lalu menemukan pacarnya, Mita (Ratu Felisha) yang berselingkuh bertemu dengan Diana (Agni Pratistha) seorang penari cantik berasal padang, penganut Katolik. Tertarik satu sama lain mereka memutuskan untuk berpacaran. Kisah cinta yang dibangun di atas perbedaan tersebut kemudian mendapat tantangan ketika ibu Diana (Jajang C. Noer) datang menemui Diana dengan membawa serta Oka (Choky Sitohang) yang berniat dijodohkan dengannya.

Secara pribadi saya merasa tidak ada yang dalam film ini. Gaya bertutur Hestu Saputra juga tidaklah sulit diikuti. Hanya saja perkenalan kedua tokoh utamanya terasa sangat singkat dan cukup unbelieveable. Setidaknya hal tersebut cukup membuat saya bertanya-tanya. Meski tidak tampil sempurna, namun usaha Agni Pratistha untuk berlatih koreo hingga tampil meyakinkan sebagai penari patut di apresiasi. Berbeda halnya dengan aktor pendatang baru, Reza Nangin. Berperan sebagai leading dalam film ini ia mampu tampil cukup baik dan mencuri perhatian. Chemistry antara Agni dan Reza tak terbantahkan berhasil menciptakan kepercayaan penonton terhadap karakter mereka berdua.

ctb4Sinematografi filmnya terlampau sederhana namun menurut saya sudah pas jika melirik skenarionya. Skenario yang dikerjakan oleh 3 orang sekaligus mampu bekerja cukup maksimal meski pertanyaan besar di beberapa bagian tidak mampu terhindarkan. Dialog-dialognya tidak melulu di sampaikan secara puitis sehingga masih terasa wajar. Bagaimanapun keberanian sang penulis skenario untuk lebih menyerempet ‘perbedaan’ tersebut layak mendapat pemakluman sekalipun mungkin agaknya terlalu berlebihan.

Tidak berniat membandingkan namun Cinta Tapi Beda memang tidak sebagus 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta yang penggarapannya lebih unggul dari segi sinematografi  dan tata musik. Beberapa orang mengatakan film ini terlalu biasa bahkan mendekati tontonan sinetron, saya tidak sependapat. Meski cukup berani bertutur tentang cinta beda agama, setidaknya film ini memberikan pandangan lain dan tidak serupa dengan film sejenis lainnya. Jelas bukan drama yang sempurna tapi sayang bila dilewatkan begitu saja.

Iklan