REVIEW : HANSEL AND GRETEL: WITCH HUNTERS (2013)


HanselandGrtCast : Jeremy Renner, Gemma Arterton, Peter Stormare, Famke Janssen, Dere Mears, Monique Ganderton, Thomas Mann.

Director : Tommy Wirkola.

Genre : Action, Fantasy, Horror.

Running time : 88 minutes.

Rate Description  :

O : Rubbish / 1 : Dissapointing / 2 : Ordinary / 3 : Good / 4 : Very Good / 5 : Outstanding!

25112

Pernahkah anda mendengar, menonton, atau membaca kisah tentang dongeng anak-anak klasik populer Hansel dan Gretel? Jika pernah pastinya anda tidak akan asing dengan film karya Tommy Wirkola ini. Proyek yang sudah dibicarakan sejak tahun 2009 ini menyajikannya kedalam versi yang perberbedaannya cukup signifikan dimana film yang dilengkapi dengan format 3D ini tampil lebih kelam dari cerita aslinya. Setelah mengalami penundaan jadwal rilis akhirnya Hansel and Gretel: Witch Hunters dirilis.

hnggHansel (Jeremy Renner) dan Gretel (Gemma Arterrton) beranjak dewasa semenjak ditinggal ibu dan ayahnya 15 tahun yang lalu. Pada kejadian traumatis tersebut mereka berhasil memusnahkan penyihir jahat yang tinggal di rumah permen ditengan hutan. Semenjak kejadian tersebut mereka mendedikasikan diri sebagai pemburu professional para penyihir-penyihir jahat. Hingga suatu ketika mereka harus menuntaskan pekerjaan besar yakni melawan sekutu Muriel (Famkee Janssen) dan menyelamatkan anak-anak dalam pertemuan menyambut malam “Blood Moon” dalam dua hari lagi.

Alih-alih menyajikan kisah dongeng klasik yang sebelumnya telah dikenal luas, Hansel and Gretel: Witch Hunters tampil kelam dan dewasa dengan bertaburan darah. Jelas film ini jauh dari label semua umur yang sedianya diplot. Melihat dari komposisinya, anda akan tepat terpikat dengan adegan aksinya yang menghibur meski tidak pernah benar-benar memuaskan. Sekilas menonton film ini mengingatkan saya akan film Van Helsing. Meski begitu penampilan apik Jeremy Renner dan Gemma Arterton masih menjadi keseruan tersendiri.

HANSEL-AND-GRETEL-WITCH-HUNTERS-Image-10Hansel and Gretel: Witch Hunters menambah daftar panjang satu jenis premis film Hollywood yang belakangan cukup banyak kita temui yaitu kisah dongeng klasik yang semula diasumsikan untuk semua umur – penuh pesan moral – disulap menjadi kisah yang lebih gelap dan kelam misalnya saja Red Riding Hood dan Snow White and The Huntsman yang ditanggapi dingin oleh kritikus. Lalu bagaimana peluang film debut penyutradaraan Hollywood Tommy Wirkola ini? Secara garis besar film ini tidak menyuguhkan sesuatu yang baru. Bagi penonton yang suka akan film aksi bertabur darah, akan sangat mudah menyukainya namun saya pribadi cukup terhibur meski tidak sampai terpukau.

Entah karena kurang percaya diri atau bagaimana, keputusan Tommy Wirkola untuk menunda perilisan film ini berkali-kali terbukti tidak hanya meninggalkan kesan negatif sebelum dirilis tetapi juga kurang menggembirakan ditangga box office. Patut disayangkan karena secara keseluruhan film ini tidak bisa dikategorikan gagal (meski penggunaan tekhnologi 3Dnya juga tidak banyak membantu), hanya saja jika mengharapkan sebuah sajian yang segar tentu film ini bukan jawabannya. 

Iklan