REVIEW : DJANGO UNCHAINED (2012)


Django_Unchained_PosterCast : Jamie Foxx, Christoph Waltz, Leonardo DiCaprio, Kerry Washington, Samuel L. Jackson, Walto Goggins, Dennis Christopher, James Remar.

Director : Quentin Tarantino.

Genre : Adventure, Drama.

Running time : 165 minutes.

Rate Description  :

O: Rubbish / 1: Dissapointing /  2: Ordinary / 3: Good /  4: Very Good / 5: Outstanding!

45

Sejak pertama kali digembar-gemborkan, film ini sudah memicu kontoversi. Bagaimana tidak, Django Unchained mengangkat kisah kelam sejarah masyarakat Afrika-Amerika serta menyinggung isu ras yang amat serius. Quentin Tarantino dituding sengaja mengundang perdebatan hebat yang berawal dari perdebatan di dunia maya. Perbudakan dan rasisme yang tercipta tidak menciutkan nyalinya. Ia malah menganggapnya sebagai tantangan. Tidak berhenti disitu rupanya Tarantino masih harus bekerja keras. Perombakan naskah dilakukan mengingat beberapa nama tenar salah satunya Joseph Gordon-Levitt gagal tampil dalam film. Setelah proses yang lumayan panjang akhirnya Django Unchained dirilis akhir tahun 2012 dan mendapat sambutan positif dari kalangan kritikus.

Django UnchainedDjango (Jamie Foxx) budak Afro-Amerika yang baru saja dibeli oleh Schultz (Christoph Waltz) seorang pemburu yang dulunya berprofesi sebagai dokter gigi.  Django yang kini berstastus sebagai orang bebas ikut dalam pemburuan bersama Schultz. Dalam perjalanan Schultz meminta Django untuk mengidenfitikasi Brittle Brothers, trio pembunuh kejam yang bekerja diperkebunan.  Setelah  membunuh Brittle Brothers, Schultz meminta Django untuk ikut berburu sampai musim semi, di mana ia menawarkan diri untuk membantu melacak dan menyelamatkan Broomhilda (Kerry Washington), istrinya yang sudah lebih dulu dibeli dan dijadikan budak. Namun usahanya tidak mudah karena mereka harus menipu Calvin Candie (Leonardo DiCaprio), seorang pemilik perkebunan di Missisippi yang berstatus sebagai pemilik Broomhilda.

Tidak berlebihan rasanya jika nama Tarantino dianggap sebagai jaminan kualitas untuk sebuah film, setidaknya menurut saya. Sebagai sutradara sekaligus penulis naskah Tarantino terlalu gila untuk tidak diakui kehebatannya. Dari awal film bergulir saya sudah dibuat jatuh cinta dengan music scoringnya yang begitu klasik. Film kemudian bergerak menceritakan pertemuan Schultz dan Django. Ajaibnya film ini memang telah memikat sejak awal. Tanpa basa basi gelaran aksi brutal seperti penembakan yang luar biasa sadis dan pemenggalan kepala sudah disuguhkan dalam 10 menit awal. Saya cuma bisa bergumam dalam hati betapa gilanya seorang Quentin Tarantino sambil terus berharap bahwa tidak ada anak-anak yang dibawa orangtuanya untuk menonton film ini.

du-ac-000125_lg_620x350Django Unchained yang sejatinya berkhianat pada kisah-kisah Django yang lebih dulu ada menariknya  mampu tampil sebagai tontonan yang sangat menyenangkan. Perihal menulis naskah, Tarantino memang tidak perlu diragukan. Pulp Fiction pada tahun 1995 pernah memberinya Oscar. Sejumlah film lain yang naskahnya ditulis oleh ia pun mendapat nominasi di berbagai ajang penghargaan film. Rupanya dengan film terbarunya ini Tarantino siap mengulang kesuksesan yang sama sebagai penulis naskah terbaik setidaknya beberapa penghargaan film semisal Golden Globe 2013 sudah mengakuinya dimana tinggal menunggu waktu saja untuk dirinya menggondol si botak emas pada 25 februari mendatang. Django Unchained ditulisnya dengan begitu cerdas dimana karakter-karakter kuat diciptakannya dalam film bernuansa kelam dan berdarah. Tidak melupakan sisi hiburan, Tarantino tidak semata-mata mengandalkan adegan aksi sebagai aset penghibur melainkan selipan unsur komedi cerdas terdapat dalam dialog-dialog pemainnya.

Dari segi cast, Jamie Foxx mampu tampil meyakinkan dalam film ini. Ia sukses memerankan karakter Django, sosok yang kuat namun begitu rapuh. Tetapi sebaik-baiknya performa Jamie Foxx tidak ada yang lebih memukau selain Christoph Waltz. Kendati telah sukses meraih respon positif kala bermain sebagai Colonel Landa dalam Inglorious Basterd, sang sutradara nampaknya belum puas untuk kembali bekerja sama dengan Waltz. Kolaborasi yang nampaknya sangat bekerja karena sekali lagi Waltz memberikan penampilan yang sangat baik dalam film ini. Hal demikian tentunya akan berbuah manis dimana tidak sulit untuk dirinya mendulang Oscar keduanya meski untuk posisi yang sama, Supporting Actor. Samuel L Jackson adalah nama lain yang tidak mampu terpungkiri juga mencuri perhatian. Melihat  cast secara keseluruhan, yang cukup mengherankan adalah mengapa Leonardo DiCaprio belum juga mendapat kehormatan untuk bergabung dengan aktor peraih Oscar? Sedikit curhat mungkin, siapa yang tidak mengingat akting aktor 38 tahun tersebut dalam  Titanic (1997). Selepas film tersebut jarang sekali DiCaprio tidak mendapat nominasi Oscar.

djangounAkan sangat konyol jika meragukan film ini. Siapapun tahu kredibilitas seorang Quentin Tarantino. Bukan sekedar anggapan namun memang karya-karyanya yang berdasarkan ide-idenya yang luar biasa gila itu sudah cukup membuktikan siapa dirinya. Django Unchained tidak hanya memiliki naskah yang brilian namun juga diisi oleh aktor aktris yang memiliki penampilan yang memukau. Untuk anda yang gemar akan film penuh aksi yang bertaburan darah sudah pasti akan terpuaskan oleh film ini. Perlu diingat bahwa tidak hanya menyuguhkan adegan aksi yang dahsyat, melainkan juga naskah apik yang senantiasa akan menggugah anda sesaat dan setelah menontonnya.

Iklan