REVIEW : OZ THE GREAT AND POWERFUL (2013)


Oz_-_The_Great_and_Powerful_PosterCast : James Franco, Mila Kunis, Rachel Weisz, Michelle Williams, Zach Braff, Joey King, Bill Cobbs.

Director : Sam Raimi.

Genre : Adventure, Fantasy.

Running time : 130 minutes.

Rate Description  :

O: Rubbish / 1: Dissapointing /  2: Ordinary / 3: Good /  4: Very Good / 5: Outstanding!

3531

Dunia Oz dalam kenyataannya sudah berkali-kali diadaptasi mulai dari film bisu pada tahun 1907 dan musikal sampai film pendek animasi. Buku The Wonderful Wizard of Oz yang pertama kali diluncurkan di tahun 1900 meraih kesuksesan luar biasa, melambungkan nama L. Frank Baum. Laris manisnya buku tersebut membuat Frank menulis 13 sekuel lainnya. Kepopuleran Oz juga merambah dunia komik dan game. Materi Oz yang terlampau banyak terlalu cepat untuk ditinggalkan begitu saja. Walt Disney menggandeng Sam Raimi mengangkat kisah Oz ke layar lebar meski tidak 100% sama dengan apa yang ada dalam buku pertamanya.

oz-the-great-and-powerfulOscar Diggs (James Franco) adalah seorang pesulap sirkus dengan trik-trik sulap palsu yang mampu mengelabui penontonnya. Suatu saat setelah pertunjukan ia dikejar-kejar seseorang hingga terjebak dalam suatu situasi dimana akhirnya ia terdampar ke sebuah tempat yang indah bernama Oz. Kemunculan Diggs disana membuatnya harus berpura-pura sebagai pesulap sungguhan dimana para warga Oz telah lama menantikan seorang pemimpin yang mampu membebaskan Oz dari kejahatan. Sambil mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, Diggs harus berurusan dengan tiga penyihir yang saling bermusuhan Theodora (Mila Kunis), Evanora (Rachel Weisz) dan Glinda (Michelle Williams).

Menarik menyaksikan Oz the Great and Powerful yang memulai filmnya dengan gambar hitam putih. Setelah Oscar terdampar ke tanah Oz film kemudian dipenuhi dengan warna-warni yang memanjakan mata yang sekilas mengingatkan saya kepada film Alice in Wonderland yang juga punya dunia yang sama fantastisnya. Formula tersebut pernah digunakan pada film Oz versi tahun 1939 yang kala itu mendapat pujian. Di tahun 2013, Oz menjadi lebih berwarna ditambah dengan format 3D yang turut mendukung. Tapi film ini tidak hanya menghibur dengan sinematografinya yang penuh warna. Komedi ringan disisipkan pada dialognya berkali-kali sukses membuat saya tertawa. Penulis naskah David Lindsay-Abaire dan Mitchell Kapner membawa kisah Oz menjadi film fantasi yang klise namun tetap menyenangkan.

ozcinemayloPemeran Oscar sendiri sempat mengalami beberapa kali perubahan. Robert Downey, Jr. adalah pilihan utama namun penolakan dari sang Iron Man membuat nama Johnny Depp menjadi pertimbangan. Tidak juga mencapai kesepakatan akhirnya James Franco-lah yang didaulat memerankan tokoh sentral di film ini. Penampilannya jelas tidak mengecewakan. Franco mempresetasikan tokoh utama dengan segala macam karakter yang dimiliki Oz/Oscar dengan amat baik. Mila Kunis dan Rachel Weisz tetap tampil mempesona meski saya pribadi semakin jatuh cinta dengan Michelle Williams yang dalam film ini memerankan Glinda tokoh protagonist. Jangan lupakan Girl in Wheelchair/China Girl dan Finley yang masing-masing diisi Joey King dan Zach Braff yang diciptakan begitu polos cukup mencuri perhatian.

Oz the Great and Powerful tidak seburuk tanggapan kritikus luar yang memberikan rating kurang menggembirakan. Meski tidak memberikan suguhan baru, film ini masih mampu menghibur dan penuh warna membuatnya sangat watchable. Penggunaan teknologi 3D juga tidak sia-sia. Dibandingkan dengan Jack the Giant Slayer yang rilis minggu lalu jelas teknologi 3D Oz masih setingkat diatasnya. Kemungkinan untuk dilanjutkannya film ini masih sangat terbuka mengingat Disney sendiri sudah membeli hak atas seluruh buku karya Baum tersebut dimana semuanya kembali terhadap animo penonton yang akan menentukan besar atau kecilnya keuntungan proyek Disney kali ini. Semoga saja tidak bernasib sama dengan John Carter.

Iklan