MAUDY AYUNDA


maudy ayunda2

 

“Muda dan berbakat memang predikat yang pantas untuk seorang Maudy Ayunda. Bakatnya tidak hanya berakting melainkan juga menyanyi dan menulis.”

Mengawali karir pada tahun 2006 yakni bermain dalam film besutan sutradara handal Riri Riza, kini nama Maudy Ayunda sudah tidak asing lagi bagi pencinta film Indonesia. Karirnya di bidang film semakin menanjak bahkan sukses merambah dunia tarik suara yang terlebih dahulu digelutinya sebelum kita kenal sebagai aktris film. Bagi Maudy Ayunda film adalah comfort zone-nya. Tercatat 9 film telah dibintanginya di usianya yang masih sangat muda, 19 tahun. Berbagai karakter telah dimainkannya. Apa saja dan bagaimana saja karakter-karakter yang menghiasi perjalanan karir Maudy Ayunda? Mari kita simak!

Untuk Rena (2006) sebagai Rena.

Sutradara : Riri Riza

Produksi : Miles Film.

untukrenaMaudy Ayunda memulai debutnya di dunia hiburan tanah air lewat film karya Riri Riza tahun 2006 bersama Surya Saputra. Maudy Ayunda mendapat peran utama sebagai Rena, anak umur 11 tahun yang sejak kecil tinggal di panti asuhan yang disebut Rumah Matahari. Disana Rena dikisahkan memiliki ‘adik-adik’ yang sangat disayanginya. Kedatangan tamu-tamu yang berniat mengadopsi anak-anak yatim piatu membuat Rena selalu khawatir dan berupaya agar ia ataupun adik-adik kesayangannya tidak sampai diadopsi. Penampilannya sebagai anak yang riang dan penyayang sukses mencuri perhatian.

Sang Pemimpi (2009) sebagai Zakiah Nurmala.

Sutradara : Riri Riza

Produksi : Miles Film & Mizan Production.

sangpemimpiTiga tahun setelah debutnya, Maudy Ayunda untuk pertama kalinya hadir sebagai gadis SMA bernama Zakiah Nurmala, tambatan hati sang tokoh utama Arai (diperankan oleh) dalam film yang masih disutradarai oleh Riri Riza. Meski porsinya tidak sebanyak film sebelumnya, Maudy sukses menanbah daftar perjalanan karirnya tidak hanya sebagai aktris tetapi juga penyanyi dengan mengisi soundtrack Sang Pemimpi dengan single bertajuk Mengejar Mimpi.

Rumah Tanpa Jendela (2011) sebagai Andini.

Sutradara : Aditya Gumay.

Produksi : PT Smaradhana Pro & Sanggar Ananda

rumahtanpajendelaSetelah memerankan anak umur 11 tahun dan gadis SMA pujaan hati, Maudy Ayunda hadir dalam film karya Aditya Gumay, Rumah Tanpa Jendela sebagai Andini, kakak Aldo (diperankan oleh Emir Mahira). Dalam film yang dirilis tahun 2011 ini Maudy Ayunda tampil dengan porsi minim yang sayangnya tidak menunjukkan kualitas akting dirinya secara maksimal.

Tendangan Dari Langit (2011) sebagai Indah.

Sutradara : Hanung Bramantyo.

Produksi : SinemArt Pictures.

tendanganDitahun yang sama, Maudy Ayunda tampil dalam film drama nominasi FFI besutan Hanung Bramantyo, Tendangan Dari Langit. Didalam film yang juga dibintangi dua pesepak bola terkenal Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan, Maudy memerankan Indah, sosok gadis yang cantik dan pintar dengan baik. Sekali lagi, ia berhasil mencuri perhatian.

Malaikat Tanpa Sayap (2011) sebagai Mura.

Sutradara : Rako Prijanto.

Produksi : Kharisma Starvision Plus.

malaikatMalaikat Tanpa Sayap bisa dibilang merupakan langkah besar dalam karir Maudy Ayunda. Rako Prijanto sang sutradara, mempertemukannya dengan Adipati Dolken. Maudy dan Adipati sukses membangun chemistry yang sangat baik didalam film. Tokoh Mura ditangannya menjadi sangat hidup dan membuat penonton bersimpati. Salah satu penampilan manis Maudy Ayunda!

Perahu Kertas 1 & 2 (2012) sebagai Kugy.

Sutradara : Hanung Bramantyo.

Produksi : Starvision Plus, Mizan Production & Dapur Film.

perahukertasChemistry yang baik antara Maudy dan Adipati Dolken dalam Malaikat Tanpa Sayap, berbuah manis. Mereka berdua kembali dipasangkan sebagai Keenan dan Kugy dalam film adaptasi novel laris karya novelis dan penyanyi terkenal Dewi Lestari. Kesuksesan Perahu Kertas yang meraup 500 ribu penonton juga semakin melambungkan nama Maudy Ayunda dan Adipati Dolken. Bonusnya bagi Maudy Ayunda adalah single berjudul sama dengan filmnya yang laris dan diminati banyak pendengar musik Indonesia. Pada ajang Piala Maya kemarin, lagu Perahu Kertas bahkan berhasil memenangkan kategori lagu tema terpilih untuk tahun 2012. “perahu kertas ku kan melaju….”.

Refrain (2013) sebagai Niki.

Sutradara : Fajar Nugros.

Produksi : Maxima Pictures.

refrainPuas memerankan karakter Kugy dalam Perahu Kertas yang dipecah menjadi dua film, Maudy Ayunda kembali hadir dengan karakter yang kurang lebih sama dalam film yang juga diangkat dari novel laris karya Winna Effendi, Refrain. Bersama Afgan, Maudy Ayunda memberikan penampilan manis yang sukses menghibur dan memukau para penggemarnya. Suara merdunya juga kembali mengisi soundtrack film tersebut. Sudah dengar kan lagu “Cinta Sudah Terlambat” yang menyayat hati itu?

2014 (2013) sebagai Laras.

Sutradara : Rahabi Mandra & Hanung Brmantyo.

Produksi : Mahaka Pictures & Dapur Film.

2014Untuk kali keempat, Maudy Ayunda membintangi film yang disutradarai Hanung Bramantyo. Namun tidak hanya Hanung, Rahabi Mandra turut duduk dibangku sutradara. Didalam film yang mengisahkan tentang pemilihan Presiden ditahun 2014, Maudy Ayunda akan berperan sebagai Laras, anak Khrisna Dorojatun (diperankan Donny Damara) yang berprofesi sebagai pengacara yang sudah banyak memenangkan kasus-kasus kemanusiaan. Laras juga merupakan teman dekat dari Ricky (diperankan Rizky Nazar) putra Bagas Notolegowo (diperankan Ray Sahetapy), calon presiden untuk periode 2014-2019. Penasaran bagaimana aksi Maudy Ayunda dalam film 2014? Nantikan agustus 2013!

Iklan